The Motherland Calls, Simbol Kepahlawanan Soviet dalam Pertempuran Stalingrad
Pertempuran Stalingrad yang berlangsung antara Agustus 1942 hingga Februari 1943 dikenal sebagai salah satu pertempuran paling berdarah dalam sejarah manusia. Konflik ini menelan korban jiwa dalam jumlah sangat besar, diperkirakan mencapai sekitar dua juta orang, serta menghancurkan hampir seluruh kota Stalingrad yang kini dikenal sebagai Volgograd. Kemenangan Soviet dalam pertempuran tersebut menjadi momentum penting yang mengubah jalannya Perang Dunia II dan memperkuat posisi Uni Soviet dalam melawan kekuatan Nazi.
Keputusan untuk membangun monumen peringatan di Mamayev Kurgan diambil pada tahun 1959. Patung ini dirancang oleh pematung ternama Soviet, Yevgeny Vuchetich, bersama insinyur Nikolai Nikitin. Desainnya terinspirasi dari patung Nike dari Samothrace, dewi kemenangan dalam mitologi Yunani, yang menggambarkan dinamika gerak dan semangat kemenangan. Proses pembangunan berlangsung selama delapan tahun dan rampung pada 1967. Monumen ini dibuat dari beton bertulang dengan struktur yang sangat kompleks dan kokoh.
Dengan ketinggian mencapai sekitar 85 meter, The Motherland Calls pernah dinobatkan sebagai patung tertinggi di Eropa serta patung wanita tertinggi di dunia hingga awal 2000-an. Sosok yang ditampilkan adalah figur seorang ibu yang mengangkat pedang sambil menyerukan rakyatnya untuk maju berperang. Figur ini melambangkan Ibu Pertiwi yang memanggil anak-anak bangsanya untuk mempertahankan tanah air, mencerminkan semangat patriotisme, keberanian, dan tekad rakyat Soviet dalam menghadapi penjajahan.
Pedang yang diangkat oleh patung memiliki panjang sekitar 33 meter dan melambangkan perlawanan serta keberanian, sementara lokasi Mamayev Kurgan sendiri menjadi simbol pengorbanan besar karena bukit tersebut diperebutkan dengan sangat sengit selama pertempuran. Monumen ini memiliki berat sekitar 8.000 ton dan menjadi salah satu struktur paling monumental di Rusia. Secara budaya dan historis, The Motherland Calls telah menjelma menjadi simbol nasional Rusia sekaligus pengingat abadi akan tragedi dan heroisme Perang Dunia II.
Selain berfungsi sebagai monumen peringatan, The Motherland Calls juga menjadi tempat ziarah bagi para veteran perang, keluarga korban, serta wisatawan dari berbagai negara. Patung ini kerap muncul dalam karya budaya populer seperti film dan gim video, yang semakin memperkuat posisinya sebagai ikon global. Hingga kini, monumen tersebut terus dirawat dan direnovasi agar tetap kokoh dan dapat dinikmati generasi mendatang. Dengan kemegahan arsitektur dan kedalaman makna yang dikandungnya, The Motherland Calls berdiri sebagai simbol keberanian, pengorbanan, dan pentingnya menjaga perdamaian.
Penulis: Ariel yoga praditya
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar